PAK HAM Papua, Segera Lakukan Mediasi Konflik dan Kekerasan di Tembagapura Oleh Gubernur Papua

Matius Murib Bersama Kapolda Papua, Irjen Boy Rafli Amar

Kami memohon kepada Gubernur Provinsi Papua agar dengan segera memediasi konflik dan kekerasan yang terjadi di Tembagapura atau area PT Freeport Indonesia saat ini. Konflik tersebut telah menimbulkan kerugian yang sangat besar dari harta benda hingga korban jiwa, dan bahkan menimbulkan dampak luas di masyarakat.

Kami mengkhawatirkan rencana Kapolda Papua dan Pangdam XVII Cenderawasih yang akan melakukan operasi bersama penangkapan kelompok-kelompak sipil bersenjata di Tembagapura dan sekitarnya. Operasi seperti ini akan timbul kemungkinan pada terjadinya kerugian-kerugian baru mulai dari harta benda hingga kembali adanya korban dari warga sipil.

Operasi Gabungan ini juga akan menimbulkan kesan kepada warga sipil di wilayah Pegunungan tengah bahwa perang telah dimulai. Tentunya hal itu akan menciptakan medan perang modern yang menggunakan senjata api dan jauh lebih brutal.

PT Freeport Indonesia diharapkan untuk netral dengan tidak memberikan fasilitas dan dukungan apapun kepada pihak manapun dalam konflik kali ini atuapun selanjutnya. Kelompok warga sipil bersenjata pun agar segera menghentikan tindak kekerasan dan turun ke Kota, menyampaikan aspirasi dan tujuan politiknya secara santun di forum pertemuan terbuka dengan penuh kearifan, bijaksana dan penuh rasa tanggung jawab, bukan dengan tembak lalu lari.

Membangun Papua kenjadi rumah yang damai bagi semua merupakan tanggung jawab kita semua. Perkumpulan Advokasi Kebijakan HAM Papua menolak kekejaman dan mengajak semua pihak agar menghormati, melindungi dan menegak Hak Asasi Manusia bagi semua.

Hentikan Kekejaman!!!

Salam Juang,

Matius Murib

Direktur PAK HAM PAPUA

Email: matius.murib@pak-ham-papua.or.id

Telp:+628124892975

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*